50 Pertanyaan Ghaib untuk Syaikh Abu Yazid Ai- Busthami bikin merinding siapakah Syaikh Abu Yazid Ai- Busthami sebenar nya simak kisah nya ?


News jambi -Abu Yazid Al Busthami seorang ahli Sufi yang
dikejutkan oleh mimpinya supaya pergi ke gereja
Samaan. Tiga kali mimpinya itu berulang. Lalu
ia bersiap-siap dengan pakaian dan cara yang diberitahu
dalam mimpinya. Ia masuk ke gereja Samaan tanpa
disadari oleh Pendeta-pendeta yang hadir. Dia sama-
sama menanti kedatangan ketua Pendeta.
Setelah ketua Pendeta datang, ketua Pendeta itu tidak
dapat berkata. Dia tahu ada orang lain, orang Islam di
dalam gereja itu.
Katanya, "ada orang yang percaya kepada syariat
Muhammad di dalam gereja ini."
Semua pendeta menjadi gempar dan mereka akan
membunuh orang tersebut. Namun ketua pendeta
menghalanginya, sebaliknya ia meminta orang itu berdiri
supaya mereka dapat mengenalinya.
Abu Yazid Al Busthami pun bangun, tanpa rasa takut.
Ketua Pendeta berkata, "Wahai pengikut Muhammad,
saya akan mengajukan pertanyaan kepada kamu. Jika
kamu dapat menjawab semuanya dengan benar, maka
saya akan mengikuti agama kamu. Namun jika kamu
tidak dapat menjawabnya, maka kami akan
membunuhmu."
Jawab Abu Yazid, "Baiklah! Tanyalah apa saja yang
kamu ingin tanyakan."
Adapun isi dari dialog ketua pendeta dengan Abu Yazid
Al-Bustami adalah sebagai berikut :
No Pertanyaan Jawaban
1 Yang satu tidak ada
duanya
Kewujudan Allah Maha
Esa. Dia Tuhan yang
Tunggal tiada sekutu
baginya.
2 Yang dua tiada
tiganya
Malam dan siang.
Apabila pergi malam
datanglah siang dan
apabila pergi siang
datanglah malam.
3 Yang tiga tiada
empatnya
Kursi, Kalam dan ‘Arasy
Allah Subhanahu Wataala.
4 Yang empat tiada
limanya
Taurat, Injil, Zabur dan Al-
Quran.
5 Yang lima tiada
enamnya
Islam telah
memfardhukan solat lima
waktu: Dzuhur, Ashar,
Maghrib, Isya dan Subuh.
6 Yang enam tiada
tujuhnya
Hari-hari Allah telah
menciptakan langit dan
bumi. Ini semua tersebut
di dalam Kitab-kitab suci
juga.
7 Yang tujuh tiada
delapannya
Tujuh petala langit dan
tujuh lapis bumi yang
disebut di dalam Kitab
Suci juga.
8 Yang delapan tiada
sembilan
Bilangan Malaikat yang
memikul ‘Arasy Allah
Taala yang disebutkan di
dalam Kitab Suci
(artinya): dan akan
memikul ‘Arasy Tuhan
kamu pada hari (Kiamat
itu adalah delapan
Malaikat.
9 Yang sembilan tiada
sepuluh
Bilangan kaum dari
golongan manusia yang
menjadi kerusakan bumi
Allah, sebagaimana yang
tersebut di dalam Kitab
Suci (artinya): di dalam
kota itu dahulu terdapat
sembilan kumpulan yang
menjadi perusak bumi,
mereka tidak pernah
melakukan yang baik.
10 Sepuluh yang
sempurna
Kewajiban puasa sepuluh
hari ke atas orang yang
berihram haji
sebagaimana firman
Allah Taala (artinya):
Maka hendaklah ia (orang
yang berihram haji)
berpuasa tiga hari
semasa haji dan tujuh
hari setelah kembali ke
negerinya. Itulah dia
sepuluh yang sempurna.
11 Yang sebelas Saudara-saudara Nabi
Yusuf Alaihissalam.
12 Yang dua belas Bilangan bulan dalam
setahun.
13 Yang tiga belas Mimpi Nabi Yusuf
Alaihissalam yang
tersebut di dalam Kitab
Suci: Sesungguhnya Aku
melihat sebelas bintang,
matahari dan bulan.
Jumlahnya tiga belas.
14 Orang yang
berdusta, kemudian
dapat masuk Sorga
Mereka ialah saudara-
saudara Nabi Yusuf
Alaihissalam. Mereka
memberitahu ayah
mereka Nabi Ya’kub
Alaihissalam bahwa
Yusuf telah dimakan
serigala. Mereka
membawa pakaiannya
yang dilumuri dengan
darah kambing. Perkara
yang mereka lakukan itu
adalah suatu dusta.
15 Orang yang benar,
tetapi mereka
dimasukkan ke
dalam neraka
Mereka ialah kaum
Yahudi dan Nasrani,
sesuai dengan firman
Allah Ta’ala (artinya):
telah berkata kaum
Yahudi, ‘kaum Nasrani itu
tidak benar’ dan berkata
kaum Nasrani pula ‘kaum
Yahudi itu tidak benar’ .
Kedua-dua kaum itu
berkata benar pada
tuduhan mereka antara
satu dengan lain, namun
mereka tidak mau
tunduk. kepada
kebenaran yang ada di
hadapan mereka yaitu
mempercayai agama
yang dibawa oleh Nabi
Muhammad Sallallahu
Alaihi Wasalam sebagai
agama yang sebelumnya.
Lantaran itu mereka
menduduki neraka.
16 Tempat roh Roh berada di dalam
tubuh badan dalam
badan manusia yang
hanya diketahui
hakikatnya oleh Allah
Taala karena roh adalah
merupakan urusan Allah
Taala juga, berdasarkan
firmannya (artinya):
katakan roh itu dari
perkara urusan Tuhanku .
17 Al Zariyati Zarwa Nama empat macam
angin.
18 Al Hamilati Wakra Awan gemawan di dada
langit.
19 Al Jariyati Yusra Peranu-perahu yang
belayar di laut.
20 Al Mukassimati
Amra
Malaikat-malaikat yang
bertugas membagi-
bagikan rezeki kepada
manusia pada malam
Nisfu Sya’ban.
21 Yang empat belas Tujuh petala langit dan
tujuh lapis bumi yang
sesuai dengan firman
Allah Taala (artinya):
"Maka Allah berfirman
kepadanya yaitu kepada
tujuh petala langit dan
tujuh lapis bumi,
datanglah kepada aku
secara patuh terhadap
perintahku ataupun secara
terpaksa Maka berkata
kedua-dua langit dan
bumi, kami akan datang
kepadamu secara patuh
dan taat."
22 Kubur yang berjalan
dengan penghuninya
Ikan besar yang menelan
Nabi Yunus Alaihissalam.
Nabi Yunus Alaihissalam
dibawa oleh ikan ke
mana-mana yang
akhirnya dimuntahkan di
pantai dengan izin Allah
Taala.
23 Yang bernafas,
tetapi tidak
mempunyai roh.
Waktu subuh seperti
firman Allah Taala
(artinya): demi subuh
apabila ia terlepas.
24 Air yang tidak turun
dari langit dan tidak
keluar dari bumi.
Air yang dikirim oleh ratu
Balqis kepada Nabi
Sulaiman Alaihissalam di
dalam botol yaitu air
peluh kuda.
25 Empat yang bukan
dari golongan
manusia, Malaikat
dan bukan dari
punggung lelaki dan
dari perempuan.
Kibas yang dibawa Jibril
Alaihissalam sebagai
kurban pengganti Nabi
Ismail Alaihissalam, unta
Nabi Salleh Alaihissalam
yang disembelih
kaumnya, untuk Nabi
Adam dan Siti Hawa
Alaihissalam.
26 Satu ciptaan Allah,
lalu diingkarinya
sebagai satu yang
buruk.
Suara keledai yang tidak
sedap didengar, sesuai
dengan firman Allah
Taala (artinya):
sesungguhnya suara yang
paling buruk ialah suara
keledai.
27 Darah yang mula-
mula mengalir ke
bumi.
Darah Habil yang dibunuh
oleh saudaranya Kabil.
28 Sesuatu ciptaan
Allah, lalu diangkat
sesuatu yang berat
Muslihat kaum wanita,
seperti Firman Allah SWT
: sesungguhnya tipu
muslihat wanita adalah
suatu muslihat besar atau
berat.
29 Pada mulanya
sebatang kayu
kemudian menjadi
roh
Tongkat Nabi Musa
Alaihissalam
30 Wanita yang paling
utama.
Hawa, ibu sekalian
manusia, kemudian
Khadijah dan Aisyah,
Asiah (isteri Firaun) dan
Maryam Binti Imran.
31 Gunung yang paling
utama
Gunung Tursina
32 Binatang yang paling
utama.
Kuda.
33 Bulan yang paling
utarna.
Bulan Ramadhan.
34 Malam yang paling
utama.
Lailatul Qadar.
35 Tentang Atta’mah Hari Kiamat.
36 Pohon yang
mempunyai 12
ranting, setiap
ranting ada 30 daun,
setiap daun ada
lima kembang, 2
bunga di matahari
dan tiga bunga di
tepi kegelapan.
Pohon itu "tahun" yang
padanya ada 12 bulan,
satu bulan ada 30 hari.
Lima itu ialah lima waktu
solat
37 Satu benda yang
pergi haji dan tawaf
di Baitullah, tetapi
tidak mempunyai
roh dan tidak wajib
haji.
Bahtera Nabi Nuh
Alaihissalam
38 Empat jenis air yang
lain rupanya dan
rasanya, tetapi
sumbarnya satu.
Air mata, air telinga, air
hidung dan air mulut. Air
mata manis, air telinga
pahit, air hidung asin dan
air mulut tawar.
39 Nakir, fatil dan
kitmir.
Nakir ialah titik yang
terdapat pada kulit luar
benih, fatil ialah titik yang
terdapat di dalam benih
dan kitmir ialah kulit yang
membaluti benih.
40 Sabid dan Labad Bulu kambing biri-biri
dan kambing kasi.
41 Sam dan Ram Makhluk yang telah ada
sebelum wujud Nabi
Adam Alaihissalam.
42 Maksud keledai
Makwak.
Keledai Makwak tanda ia
melihat syaitan, lalu ia
berkata: Allah
melaknatnya.
43 Maksud anjing
menyalak.
Anjing menyalak
maksudnya: Awas!
Celaka bagi penghuni-
penghunin neraka dari
kemurkaan Allah Yang
Maha Berkuasa.
44 Maksud jeritan kuda Kuda menjerit
maksudnya: Maha suci
Allah Yang memeliharaku
ketika tentara berpadu
menyerang musuh
dengan penuh semangat.
45 Maksud jeritan unta. Unta menjerit membawa
arti: Hasbiyallahu Wakafa
BiIlahi Wakila (artinya):
Memadailah Allah bagiku
dan cukuplah Dia tempat
aku menyerahkan diriku.
46 Maksud nyanyian
burung Bulbul.
Nyanyian Bulbul
maksudnya: Maha suci
Allah pada waktu pagi
dan pada waktu petang.
47 Maksud bunyi katak. Bunyi katak maksudnya:
Maha suci Tuhan yang di
sembah di mana-mana
saja ada makhluknya dan
di tempat-tempat yang
tiada penghuninya.
48 Maksud kata-kata
burung Nakus.
Maksud kata-katanya:
Maha suci Allah sungguh-
sungguh! Wahai anak
Adam! Lihatlah di barat
dan di timur di dunia itu,
adakah makhluk yang
menongkat langit?.
49 Kaum dari makhluk
Allah yang diutus
kepadanya, namun
ia bukan dari
kumpulan jin,
manusia Malaikat.
Makhluk itu adalah lebih
seperti Firman Allah
Ta’ala (artinya): dan
Tuhan kamu telah
mewahyukan kepada dan
lebih..!
50 Di mana malam
ketika siang dan di
mana siang ketika
malam
Kedua-duanya berada di
dalam ilmu Allah Ta’ala
yang amat sulit.
Ketua pendeta itu mengemukakan 50 pertanyaan (lihat
di tabel di atas). Dan Abu Yazid menjawabnya semua
dengan tepat.
Kata Abu Yazid, "Saya sudah menjawab semua
pertanyaan tuan. Sekarang ada lagikah pertanyaan-
pertanyaan lain?"
Semua pendeta menjawab,"Tidak ada lagi."
Kemudian Abu Yazid mengemukakan pertanyaan kepada
mereka, "Beritahu saya kunci sorga dan neraka langit."
Tidak seorang pun yang dapat menjawabnya dan
mereka mengaku bahwa memang mereka tidak tahu
jawabannya. Baru satu pertanyaan sudah tidak dapat
dijawab sedangkan Abu Yazid telah menjawab berpuluh
pertanyaan. Mereka meminta ketua pendeta menjawab,
namun ia membisu.
Katanya, "Bukan saya tidak mau menjawab, tetapi saya
takut kamu semua tidak setuju."
Mereka heran mendengar kata-kata ketua pendeta itu.
Akhirnya mereka mendesak juga dan bersedia untuk
menyetujui dan menerima kata-kata ketua mereka.
"Bahwa kunci Sorga dan kunci langit itu tidak lain ialah
"LAAILAA HAILLALLAHU
MUHAMMADDARRASULUULAH," tegas ketua pendeta.
Mereka semua tersentak, terdiam.
Lalu Abu Yazid berkata, "Memang benar kata ketua
kamu ini."
Abu Yazid menuntut janji kepada ketua pendeta dan
persetujuan pengikut-pengikutnya.
"Sahabat-sahabat sekalian percayalah bahwa apa yang
saya beritahu itu adalah benar. Saya tidak didesak oleh
tekanan siapapun. Memang sudah lama saya pikirkan
hendak menyampaikan perkara ini kepada sahabat-
sahabat semua, tetapi saya bimbang sahabat-sahabat
tidak akan percaya kepada saya lagi Saya hanya
menunggu waktu."
"Dari mana tuan mengetahui perkara ini?" tanya salah
seorang pendeta.
"Dari ketua sebelum saya." Jelas ketua pendeta.
"Sebelum ketua itu meninggal dunia dia telah
bersumpah bahwa perkara yang dikatakan itu adalah
benar," sambung ketua pendeta itu.
"Kalau begitu, apa lagi yang kita tunggu!"
Ketua pendeta dan pengikut-pengikutnya semuanya
memeluk islam disebabkan oleh Abu Yazid.

loading...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "50 Pertanyaan Ghaib untuk Syaikh Abu Yazid Ai- Busthami bikin merinding siapakah Syaikh Abu Yazid Ai- Busthami sebenar nya simak kisah nya ?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

loading...

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel